Dongeng untuk Malika : Perjalanan Tutu ke Gunung


Tutu adalah seokor kura kura kecil yang berwarna hijau. dia suka sekali berjalan jalan bersama ayah dan mumunnya.

Suatu hari Tutu ingin sekali melihat gunung dan mengajak Mumunnya
"Mumun, ayo kita ke gunung, pasti senang sekali kalo kita melihat pohon dan menikmati udara yang sejuk"
"Sayang, perjalanan ke gunung itu jauh sekali dan medannya pun sulit, kita jalan jalan ke laut aja ya"
"Ga mau Mumun, Tutu bosan main ke laut, Tutu ingin jalan jalan ke gunung"
"Maaf sayang, tapi kita tidak bisa ke gunung"
Mumun mencoba menjelas kan sambil mengelus kepala Tutu
"Kita ke laut saja ya"
Mumun kemudian mengecup kepala Tutu dan berjalan pelan pergi

"Aku harus ke gunung" ucap Tutu dalam hati
"Kalau Mumun dan Ayah tak mau kesana, aku akan berangkat sendiri"
Tutu sangat ingin jalan jalan ke gunung sehingga dia pun tidak memperdulikan larangan Mumun nya.

maka dengan perlahan Tutu mulai berjalan ke arah gunung.
satu dua batu ditanjakinya
"uh, jalanan ini sulit sekali, tapi aku pasti bisa melewatinya" ucap Tutu dalam hati
"nanti kalo aku sudah di Gunung aku akan berteriak memanggil Ayah dan Mumun, biar mereka tau kalo aku bisa naik gunung" tekad Tutu kuat sekali
peluh mulai bercucuran di dahi Tutu, jalanan menanjak ke gunung yang sulit pun pelan pelan di jalaninnya
"aduuuh.." tiba tiba sebuah batu jatuh dan mengenai tempurung Tutu
"apa itu.." Tutu melihat ke atas
dan baru menyadari bahwa gunung itu tinggggiiiiii sekali dan saat melihat ke bawah, kaki dan tangan Tutu menjadi gemetaran
"aduuh, gunung ini tinggi sekali aku takut "
Tutu mulai mencari pegangan untuk berpijak, namun dikarenakan gugup oleh ketakutannya, Tutu menjadi oleng..dan dia terjatuh !
"tidaaakk...."
Tutu berteriak kencaang sekali
untungnya seekor elang lewat dan melihat tubuh Tutu yang meluncur turun hendak menghempas ke tanah
dengan gerakan cepat, elang itu menyambar tubuh Tutu dengan kakinya
"wusssshh "
dan dengan cepat Elang mendarat di tengah keluarga Kura kura


"Tutuuuu?" Mumun berteriak histeris
"Tutu, apa yang terjadi ? Ayah bertanya
"Huhuhuhuuu" Tutu menangis saat memeluk orang tuanya
"Aku menemukannya saat melayang terjatuh dari gunung" ucap sang Elang
"Elang, terima kasih atas bantuanmu" ucap Ayah
"Maaf Ayah, maaf Mumun. Tutu ingin sekali ke Gunung, jadi Tutu memanjat gunung sendiri"
"Tutu, itu berbahaya sekali, bagaimana jika Elang tak menolongmu" Ayah berkata tegas
"Hahaha, benar benar anak pemberani" ujar Elang
"Jika kau benar benar ingin ke gunung, aku dapat membantumu, tak perlu menempuh bahaya seperti tadi"
lanjut Elang
"Apa maksudmu Elang?"
"Aku akan membawamu terbang ke Gunung, Tutu"
"Benar kah ?" Tutu langsung merasa kegirangan
"Itu jika orang tua mu mengijinkan ? ingat kemana pun engkau pergi harus meminta ijin pada orang tua mu"
"Ayah, Mumun, boleh ya? Tutu ikut Elang ke gunung"
Ayah dan Mumun menghela nafas,
"Baiklah, tapi kalian harus ber hati hati"
"Terima kasih Ayah, terima kasih Mumun" Tutu sangat senang dan memeluk ke dua orang tuanya
Tutu juga langsung memeluk Elang
"Makasih juga Elang, engkau baik sekali"

Maka dengan perlahan elang mencengkram tubuh Tutu dan melesat terbang.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Hati

Lipstick merah

Kukingfun : Cupcake