Dongeng untuk Malika - Keluarga Meong

Ini cerita asli yang ditulis buat kontes dongeng di website Ibu&Balita punya Frisian Flags, secara yang di posting di web melalui editan biar cuman 300 kata, so mudah2an menang ya, amien :)

http://www.ibudanbalita.com/inspirasiibu/25688/cerita-bunda-keluarga-meong

-------------


Di sebuah kolong rumah yang hangat, hiduplah keluarga meong. Ada meong ayah, meong mumun dan meong dede. Mereka hidup berbahagia, dan saling menyayangi satu sama lain. Setiap bangun tidur dan sebelum tidur meong dede selalu mengucapkan 'i love you' sambil dijilat bulu-bulunya oleh meong ayah dan meong mumun.

Suatu hari, meong mumun pergi ke pasar, dan meong dede bermain bola bersama meong ayah.

'Ayah, tendang bolanya ke dede' seru meong dede
Meong ayah, tergopoh-gopoh mengejar bola dan mengoper bola ke meong dede
Mereka sangat bersemangat bermain bola hingga peluh pun bercucuran di bulu2 meong dede.

Tiba-tiba 'ngoeng ngoeeeeeng ' meong dede menangis !
Meong ayah kaget, ' kenapa meong dede? Apa bolanya mengenaimu? '
Meong dede tak menjawab, hanya menangis kencang.

meong ayah menjadi bingung, dilihat sekujur bulu2 meong dede namun tidak ditemukan luka, meong ayah pun mulai bertanya lagi
'Dede, kenapa? Dede mau apa?'
Tapi meong dede malah bergulingan di lantai sambil menaikan tangisannya berapa oktaf lagi.
meong ayah, mulai memeluk meong dede, tapi hasilnya meong ayah malah ditendang meong dede
'Dugh'
Meong ayah terpental, ' aduh dede, jangan menangis, kita bermain bola lagi yuk? Meong ayah mulai membujuk
'Atau mau main petak umpet? ' Meong ayah, menutup wajahnya dengan cakarnya dan membukanya lagi 'cilukbaaa'
Tapi meong dede justru menangis lebih kencang dan kencang lagi

Meong ayah menjadi semakin tidak berdaya, dan akhirnya..
'Huuhuuu, dede kenapa nangis sih? Ayah ga mengerti..'
Meong ayah jadi ikutan nangis deh

Akhirnya di tengah simfoni tangisan meong dede dan meong ayah, pulanglah meong mumun dari pasar membawa ikan.
Meong mumun kaget saat melihat meong ayah dan meong dede menangis bersama

'Dede, ayah, kenapa menangis?' Meong mumun langsung berlari dan memeluk meong dede
'Dede lapar? Dede mau susu? Dede mau pipis? Dede mau pup?dede kenapa?
Meong mumun langsung memberondong meong dede dengan pertanyaan
'Susu' suara lirih meong dede akhirnya keluar
Oalaaaa, ternyata meong dede minta susu. Meong mumun pun langsung menyiapkan susu buat meong dede

Begitu mendapat susunya meong dede langsung tenang dan menjilat habis susunya.

Setelah tenang, meong ayah, meong mumun dan meong dede pun berpelukan, meong mumun mulai berpesan
'Dede, kalo minta sesuatu bilang ya? Contohnya, ayah, dede mau susu, mumun, dede mau pup, kalo cuman menangis kan ayah sama mumun ga tau apa yang diinginkan dede'

Meong dede, lalu memeluk meong mumun
' Iya mumun, dede akan bilang kalo minta sesuatu'
Meong dede lalu melirik meong ayah
'Ayah, maaf ya tadi dede menangis sampai bikin ayah panik'
Meong ayah dan meong mumun berkata bersamaan ' iya dede, gapapa'

Meong ayah dan meong mumun pun mulai menjilat bulu meong dede lagi
Dan meong dede berkata ' i love you ayah, i love you mumun'


Komentar

Postingan populer dari blog ini

3 Hati

Lipstick merah

Kukingfun : Cupcake