Anak adalah Hak Allah
Pagi tadi saya membaca article yang di share salah seorang
teman “Anak adalah Hak Allah”. Rasanya mak jleb…
Teman saya ini kurang lebih sudah 5 thn menanti anak. Jadi rasanya
saya bisa merasakan betapa dia mengharapkan.
Contrast dengan saya yang menikah langsung tekdung. malah
saat itu rasanya sempat merasa tidak siap punya anak.
Secara mental dan financial, ya jelas lah baru juga merid mo
honeymoon dulu eh udah pake acara mual dan hormone bergejolak.
Blom mikir biaya anak kelak, secara rumah aja baru mulai diisi
dan ditata, hihihi
Dan jelas abis membaca article itu saya langsung merasa,
malu.
Kadang tak jarang saya berjumpa dengan teman saya ini dan
menanyakan, bagaimana? Sudah isi belum…
ah ya Allah, semoga teman saya itu mau memaafkan ke-kepo-an
saya ini.
Sungguh Anak memang hak Allah, saya yang super ndablek ini
kog bisa langsung dikasih anak, mungkin disitu ujiannya, sabar ga ya saya punya
anak, hihi
Belum lagi, pas plan punya anak kedua, ngarep sih, kalo bisa
punya anak yang beda ama yang pertama, dan taraaa…dikasih pula yang beda, jadi sepasang,
Alhamdulillah.
Dan sungguh semua itu adalah karena Allah, Allah yang punya hak
memberi.
Dan sekarang kembali saya merasa, malu,
Betapa saya sombong tanpa promil2 bisa membrojolkan makhluk
paling cantik dan ganteng sedunia #katasaya ..
ah ya Allah, semoga Engkau mau memaafkan ke-sombong-an saya
ini.
Saya merasa malu
Betapa Allah memberikan kemudahan, dan tak bersyukur
karenanya.
Padahal diluar sana, banyak teman saya yang masih berjuang
mendapatkan keturunan dan juga yang masih program hamil demi mengharapan jenis
kelamin tertentu..
Ah, saya memang harus bersyukur, dan meng-amin-in bahwa Anak
adalah Hak Allah
Ps: tulisan ini dibuat untuk pengingat bahwa 2 krucils yang
super aktif di rumah yang suka bikin emaknya bertanduk dan teriak2 adalah pemberian
Allah, yang harus selalu disyukuri keberadaannya…
Komentar
Posting Komentar