Postingan

ASTRID

-------------------------- Oke, dia emang cantik dan sexy. Apalagi seperti hari ini, dia hanya memakai kemeja putih pas badan yang kancingnya sedikit terbuka. Setidaknya putih payudaranya sedikit mengintip. Roknya sopan model A line, 5 cm dibawah lutut warna pink, tapi tetap tidak bisa menutupi lekuk tubuhnya. Betisnya putih dan memakai stiletto warna pink, matching dengan roknya. Warna itu juga digunakan olehnya di bibirnya. Bibirnya sexy, pasti enak sekali kalau dicium. ooo.. shit ..pikiranku mulai ngeres!! Secara refleks, aku mengambil gelas coffe ku. Pelan-pelan aku meneguk cairan kental bercafein itu sambil terus mencuri pandang pada sosok Personal Assistance ku Astrid. "Pak, ini laporan dari PT. Ungaran Sari Garment, mereka bersedia menandatangani ketentuan untuk AZO free dan harmful substance untuk semua garment s.Oliver yang akan mereka shipment ke German". suara Astrid mulai berkicau, lebih indah dari kicauan burung perkutut milik mbah Aryo, kakekku. Setiap pa...

diriku, dirinya dan dirimu

diriku, dirinya dan dirimu berdiri dalam lingkaran yang sama rasa yang juga sama diriku terlalu mencinta dirimu hingga buta bahwa dirinya telah bersama dirimu diriku yang bodoh terus untuk percaya suatu hari akan selalu bersama diriku, dirinya dan dirimu kembali dalam dilematik rasa entah siapa yang harus memiliki siapa selalu ada pertanyaan diantara dan kembali, diriku yang bodoh terus selalu percaya bahwa diriku dan dirimu akan kembali bersama diriku, dirinya dan dirimu entah kapan harus mengakhiri semua yang jelas rasa itu terus ada entah hingga suatu masa ada yang menyerah diantara kita dan apakah diriku yang terlalu bodoh untuk percaya bahwa harus dirinya yang menyerah kalah untuk bersama diriku, dirinya dan dirimu ada diantara cinta entah sampai kapan lelah ini akan berasa entah siapa yang harus mengakhirinya diriku, dirinya atau dirimu diriku mulai lelah menanyakannya masih, terus diriku yang bodoh percaya masih ada ke...

Tuhan

Tuhan, maafkan aku jika aku masih saja tak bisa memaafkannya aku tahu, diriku tak sebanding denganMu bahkan dengan setumpuk dosa yang telah aku lakukan, Engkau masih saja memberiku kesempatan untuk bernafas, menikmati hari demi hari, merasakan tawa dan tangis, membiarkan aku untuk hidup Tapi Tuhan, aku bukanlah diriMu betapa aku sangat sangat kecil dibanding kemampuanMu memaafkan hingga bisa dengan begitu ikhlas untuk memberikan kesempatan kepadaku mencoba, merasakan dan menikmati semua anugrahMu Tuhan, sungguh, betapa banyak orang bijak yang berkata padaku agar aku membuka hatiku membiarkan apa yang lalu, dan memberi kesempatan untuk yang baru agar bisa seperti Mu Tapi Tuhan, apa aku yang begitu pendosa dan pendendam jika sampai detik ini, tak ada ikhlas di hatiku untuknya begitu hinakah diriku, karena tak bisa sedikitpun memaafkannya ? Tuhan, jika aku harus memilih dosaku, maka aku lebih rela menjadi seorang pendendam dari pada a...

Surat untuk Mas Bowo

Bogor, 15 june 2007 Mas, tadi Ade lihat ada sms lagi dari mba Erni di hp Papa dan Mama dan secara rerflex Ade langsung men-delete nya. Ade kesal, kenapa Papa dan Mama masih mau juga berhubungan dengan mba Erni. apa mereka tidak sakit hati oleh apa yang telah mba Erni lakukan ? Disamping Ade sekarang, Papa dan Mama sedang tidur. Seharian tadi Ade berusaha menyenangkan mereka. Membelikan Papa dan Mama baju, tas dan sepatu. Tadi kami juga makan di restoran mewah, Mama tadi complain, kenapa kami harus makan di tempat itu. Tapi Ade hanya bilang gaji Ade cukup untuk membiaya semua ini. Ade tidak perduli jika Ade harus menghabiskan separuh atau 1 kali gaji Ade, apa yang Papa dan Mama berikan kepada Ade jauh lebih besar dari semua gaji yang yang bisa Ade kumpulkan. Setelah menjadi pekerja, meneteskan keringat buat menerima gaji, Ade baru sadar betapa berat perjuangan Papa dan Mama untuk membesarkan dan menyekolahkan Ade. Jika sekarang Ade bisa menyisihkan gaji Ade buat Papa dan Mama, se...

sahabat

Aku membanting tas ku keras keras ke tempat tidurku. Seluruh isi dari tas mungilku yang kemarin ku beli di tajur langsung berserakan. Aku kesal. Sudah 4 kali kami janjian tapi mereka selalu mencancel in the last minute. Padahal aku sudah duduk manis menunggu mereka di Blitz Megaplex. Ticket pun sudah ku pesan 3, alhasil aku membuang tiket itu di tong sampah. ga mau aku menonton sendiri! Kami dulu selalu bersama, semenjak kuliah di jakarta.aku yang anak perantauan dari kediri. merasa punya keluarga kedua. Aku dulu selalu merasa persahabatan kami akan tetap abadi. Namun sekarang, disaat semua sudah bekerja, kami bahkan tak pernah bertemu. Aku mulai menangis sambil memeluk foto yang aku pajang di samping tempat tidurku. Di pojok atas foto tersebut aku menulis " friends are like stars, you dont always see them but you know they are always there". Itu foto 2 bulan yang lalu, saat kami berfoto di foto box mall pondok indah. Sebelum Angel memutuskan untuk bekerja di law fir...

3 Hati

------------------------ widya - cerita pagi hari Aduh, aku ketiduran!!! Dengan tergesa gesa aku melempar selimut tuaku dari tempat tidurku. Bergegas menuju kamar mandi untuk sekedar mencuci muka. Sekarang sudah jam 8 lewat 12. Padahal tadi weker sudah kusetel jam 7 pagi, tapi tetap saja aku ketiduran. Aku mulai mengerutu, menyesali kebodohanku. Pesawat yang ditumpangin Esti sebentar lagi landing. Seharusnya kalo on time dia akan sampai di Yogjakarta jam 8.30. Esti bakal merah besar kalo aku terlambat menjemput. Dia adalah miss on time. Paling benci menunggu. Makanya aku heran, kog bisa bisanya Esti masih single. Huaa..aku masih saja kepikiran yang ga penting. Kusambar celana jeans ku dan sweater yang semalam kupakai. Aku bahkan tidak memakai bedak. Aku tidak perduli yang penting aku harus ngebut menuju Adi Sucipto. " Masss....MASSSSS kunci mobilnya mana?? " aku menjerit mencari mas ku. Mas Taufan. Aku mulai heboh, Ibu hanya geleng geleng kepala. " Tuh kan, ...