pamrih
Oppiwiken minggu ini membahas tentang pamrih
dimana ga ada orang yang ga pamrih. se ga pamrihnya orang pasti tetap ada pamrihnya, karena pamrih adalah hal yang manusiawi.
tinggal kesepakatannya aja.
yang memberikan batasan pamrih itu diterima kedua belah pihak atau tidak.
dan saya pelan pelan mencerna pelajaran minggu ini sambil berpikir berapa banyak pamrih yang telah saya berikan dan saya terima sepanjang hidup saya..
apakah itu seimbang ?
atau berat sebelah..
atau, ah...
mungkin intinya tetap kembali ke hati yang ikhlas...
berikut kutipan oppiwiken
-------------------------------------------------------------------
#oppiwiken - #37_pamrihalo temen2
pamrih di KBBI disebut sbg maksud yg tersembunyi dlm memenuhi keinginan utk memperoleh keuntungan pribadi.
-
dlm konteks perilaku, kita srg dgr nasehat utk sgp berbuat tnp pamrih, yg maksudnya adalah memberi bantuan kpd orla tnp mgharap aplg menuntut timbal balik ato imbalan. smp akhirnya kita memaknai org yg enggan ksh gratisan sbg org yg ga ok.
-
pertanyaannya.. apa ada yg pernah tau ttg sosok org yg selalu ksh gratisan, seumur idupnya tnp kecuali, kpd semua org tnp kecuali, dlm semua sikon tnp kecuali?
-
klo jwbnya ga pernah.. brati pantang masalahin ttg pamrih.. krn pamrih itu manusiawi. klo kita minta org berbuat tnp pamrih, itu brati kita pny pamrih. klo kita nyatain diri bhw kita sdg berbuat tnp pamrih, itu jg berarti kita pny pamrih.
-
jd.. ayo kita stop masalahin soal pamrih krn yg perlu kita urus adalah ksgupan bspakat. selama para pihak sgp nyatain spkat, mk semua perbuatan adalah sah. soalnya, kspakatan adalah ujud kebermanfaatan n pamrih minimal dlm sebuah perbuatan adalah "saya senang". meski kita bilg perbuatan itu kita lakuin dlm keadaan terpaksa, klo akhirnya dilakuin ya brati kita memaknai hal itu sbg sst yg perlu kita lakuin. klo kita lakuin sst yg diperluin, tuj nya selalu spy kita ngrasa aman nyaman. spy kita ngrasa senang, di dlm hati.
-------------------------------------------------------------------
Komentar
Posting Komentar